Kamis, 04 Agustus 2011

Hitler Sempat Menjadi Muslim Sebelum Meninggal



Nampaknya berita kalo Hitler itu meninggal di Indonesia itu sangat masuk akal.
karena selain Sosrohusodo yang menyatakan kalau Dokter Poch, dokter tua asal jerman sebenarnya adalah Hitler, Ada juga saksi mata lainnya yaitu mantan pasien Poch dan istri Poch yaitu seorang wanita sunda yang berasal dari Bandung.

Hitler, diktaktor dari Jerman yang di yakini bertanggung jawab atas pembantaian bangsa yahudi di duga menghabiskan sisa hidupnya di Indonesia sebagai dr.Poch seorang dokter tua dari Jerman

Menurut mantan pasiennya, Ahmad Zuhri Muhtar (55), dr Poch tinggal di rumah dinas dokter di Kompleks Rumah Sakit Sumbawa bersama istrinya yang asal Jerman.

Ketika istrinya itu kembali ke negeri asalnya, Poch lalu kesepian. "Dia menyendiri lalu kawin lagi dengan istinya yang asal [Pulau] Jawa, saya tidak tahu persisnya, mungkin Garut," kata Ahmad kepada wartawan.

Ada lagi fakta menarik soal dr Poch yang diungkap Ahmad. Kata dia, dr Poch bahkan masuk Islam karena menikah dengan perempuan muslim.

"Dinikahkan secara Islam, resepsinya di pendapa kabupaten. Ceritanya seperti itu," tambah Ahmad.

dr Poch lalu pindah ke Surabaya, ke tempat istri barunya.

Keterangan Ahmad bersesuaian dengan kisah yang diungkap dr Sosrohusodo -- dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertemu Poch di Sumbawa.

Kata Sosro, setelah istrinya yang asal Jerman, diduga Eva Braun, meninggalkannya, Poch yang diduga sebagai Hitler menikah lagi dengan wanita Sunda asal Bandung berinisial 'S'. Terakhir 'S' diketahui tinggal di Babakan Ciamis.

Awalnya 'S' menutup mulut, namun akhirnya kepada Sosro, dia menyerahkan sejumlah dokumen milik suaminya, termasuk foto perkawinan, surat izin mengemudi lengkap dengan sidik jari Poch.

Ada juga buku catatan berisi nama-nama orang Jerman yang tinggal di beberapa negara, seperti Argentina, Italia, Pakistan, Afrika Selatan, dan Tibet. Juga beberapa tulisan tangan steno dalan bahasa Jerman

Buku catatan Poch berisi dua kode, J.R. KepaD No.35637 dan 35638, kode simbol lelaki dan perempuan.

"Ada kemungkinan buku catatatan dimiliki dua orang, Hitler dan Eva Braun," kata Sosro.

Ada juga tulisan yang diduga rute pelarian Hitler -- yakni  B (Berlin), S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Belgrade), S (Sarajevo), R (Rome), sebelum dia ke Sumbawa Besar.

Istri kedua Poch, 'S' juga menceritakan suatu hari dia melihat suaminya mencukur kumis dengan gaya mirip Hitler. Ketika dia bertanya, suaminya menjawab, "jangan bilang siapa-siapa."

Poch yang diduga adalah Hitler meninggal pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun.

Sebuah makam di Ngagel jadi pintu masuk untuk menyelidiki kebenaran cerita akhir hayat 'sang Fuhrer'.

Apakah Hitler benar tewas bunuh diri di bunker di Berlin pada 30 April 1945, atau apakah mati dalam usia tua di Argentina, Brazil, Amerika Selatan, atau Indonesia.?
Saya hanya tampilkan data yang saya peroleh. masalah kebenaran biar anda sendiri yang menilai.  Bagaimana dengan pendapat anda?
Jangan lupa kasih komen yah..

Banyak Perwira Nazi Yang Memilih Masuk Islam

Mengingat saya untuk mengulas lebih banyak tentang Hitler, maka kali ini saya ingin ulas lagi tentang sejarah Nazi dan pandangan Adolf Hitler dan perwira-perwira NAZI mengenai Islam. Bahkan dalam pasukan NAZI terdapat hampir sekitar 60.000 ribu orang muslim. Lalu sebenarnya apa yang melatar belakangi kerja sama muslim dengan NAZI?





Banyaknya bangsa Arab dan Muslim yang membela sekutu pada perang dunia pertama merasa telah dikhianati oleh janji-janji manis sekutu mengenai kemerdekaan dan hak-hak mereka (bahkan sampai sekarang pihak barat/sekutu masih membodohi masyarakat muslim). Sedangkan Jerman adalah pihak yang kalah pada perang dunia pertama. Intinya: Mereka memiliki musuh yang sama dengan latar belakang yang berbeda.
 

November 1938 sebuah surat kabar bernama Die Welt, dengan merujuk pada artikel yang muncul di Der Arbeitsmann, menulis sebagai berikut: “Inti utama dari artikel tersebut adalah pujian akan konsep Islam tentang takdir, sebagai sebuah contoh komperehensif akan ide-ide tentang nasib yang akan datang. Hal ini sekaligus pula bertentangan dengan konsep-konsep yang diyakini oleh doktrin Kekristenan yang selama ini berlaku.” Di pihak lain, dengan merujuk pada mingguan Berlin Fridericus, sebuah majalah Prancis menulis bahwa “jumlah orang-orang yang masuk Islam yang semakin meningkat sampai saat ini tak pernah menimbulkan masalah berarti di Jerman.”

Fridericus mengklaim bahwa hal ini disebabkan oleh konsep Islam yang “memproklamasikan prinsip-prinsip vital dari etika yang sudah terbina, sehingga sangat mungkin untuk dikonfirmasikan.” Dengan mengharmonisasikan ide-ide keadilan dan pengampunan, Islam telah membuat “banyak orang-orang Nordik yang merasa tertarik dengan ajaran-ajaran pembebasan dan keseteraan yang dikemukakannya.”


Der Welt menyimpulkan laporannya: “Orang-orang Austria yang bergabung kembali dengan Reich mendapati bahwa di ibukota yang baru kini berkembang penelitian dan minat yang besar akan agama Muhammad, sehingga kita bisa melihat bertambahnya orang-orang lokal yang memproklamirkan diri sebagai pengikutnya (seperti tercatat di laporan resmi pemerintah). Di pihak lain, propaganda-propaganda terencana yang mendukung ditinggalkannya ajaran-ajaran Gereja Kristen malah semakin berkembang.” (dikutip dari buku “Nazisme et Islam” karya Omar Amin Mufti).
 


Dalam Perang Dunia II, Jerman berperang melawan negara-negara yang selama ini kita kenal sebagai negara penjajah bangsa-bangsa Muslim seperti Inggris, Prancis, Rusia dan Belanda. Hal inilah yang menyebabkan jutaan orang Islam di seluruh dunia mendukung Hitler dan mendaftarkan diri sebagai sukarelawan di ketentaraannya. Sebagian terbesar dari mereka adalah orang-orang Bosnia, Albania, Chechnya, Tatar, dan bangsa-bangsa lainnya yang berada di bawah tirani komunis Soviet. Jangan lupakan pula unit-unit yang terdiri dari para anggota perlawanan Arab (Freies Arabien).

Muhammad Amin al-Husseini, Mufti Besar al-Quds (Jerusalem), memimpin perlawanan Palestina melawan Yahudi dan Inggris dari pembuangannya di Berlin, dan mantan Perdana Menteri Irak Rashid Ali al-Gailani juga memimpin perlawanan bangsanya dalam melawan imperialisme Inggris dari ibukota Jerman tersebut. Terdapat pula grup-grup pelopor dari jurnalis Arab, penulis, dan aktivis yang berjuang demi kemerdekaan negara mereka masing-masing dari pengasingan mereka di Jerman.


Para pendukung Arab ini di antaranya adalah Dr. Fritz Grobba, seorang veteran di Kementerian Luar Negeri dari tahun 1924 yang kemudian bertugas sebagai Duta Besar Jerman di Irak dan Arab Saudi. Dia merupakan seorang pengagum kebudayaan Islam yang dijuluki “Lawrence of Arabia-nya Jerman” dan menjadi teman dekat dari al-Husseini. Setelah Perang Dunia II usai, Grobba memeluk agama Islam dan menjadi penghubung politik antara pemimpin Mesir Gamal Abdel Nasser dengan pihak Jerman dan Soviet (Kevin Coogan, Dreamer of the Day: Francis Parker Yockey and the Postwar Fascist International, New York: Autonomedia, 1999, halaman 383). 


Tokoh lainnya adalah Werner-Otto von Hentig, teman dekat dari Grobba yang merupakan mantan kepala Divisi Arab di Kementerian Luar Negerinya Joachim von Ribbentrop. Setelah perang usai, dia menghabiskan sebagian besar waktunya di Timur Tengah. Pada tahun 1955 Raja Ibnu Saud menunjuknya sebagai kepala penasihat Eropa untuk Arab Saudi. Dahsyatnya lagi, dia kemudian menjabat sebagai Duta Besar Jerman untuk? Indonesia! Dalam kapasitasnya tersebut, dia menemani delegasi Saudi sebagai penasihat khusus dalam Konferensi Asia-Afrika yang digelar di Bandung bulan April tahun 1955. Hentig memberi nasihat pada orang-orang Arab untuk mengadopsi kebijakan netralisme dalam politik dunia dan mempertahankan kemerdekaan mereka dari super power dunia saat itu, Amerika dan Rusia (Kevin Coogan, Dreamer of the Day: Francis Parker Yockey and the Postwar Fascist International, New York: Autonomedia, 1999, halaman 384).     


kebangkitan Jerman sebagai negara superpower dan pendirian divisi-divisi Islam. Semua ini telah menyediakan sebab bagi kebijakan-kebijakan Hitler yang sangat pro-Muslim. Hambatan utama terletak dari diplomat-diplomat tua yang lebih memilih kebijakan konservatif demi menenangkan kekuatan-kekuatan dunia saat itu dan tidak mengancam keseimbangan kekuatan yang ada. Tapi disana terdapat pula elemen-elemen muda dalam tubuh Kementerian Luar Negeri Jerman yang ingin mengambil keuntungan dari perjuangan anti-kolonialisme yang digalakkan negara-negara terjajah sehingga mereka mendukung adanya kebijakan pro-Arab dalam melawan Zionisme yang didukung oleh imperialis Barat. Tentu saja hal ini sangat klop dengan arah kebijakan yang diambil Hitler saat itu. 


Setelah Perang Dunia II berakhir, banyak para petinggi Nazi dan mantan perwira SS yang pindah ke negara-negara Arab, menjadi penganut agama Islam, dan mempunyai jabatan militer atau birokratis di negara baru mereka, terutama di Mesir dan Suriah (cf., Jean and Michel Angebert, The Occult and the Third Reich, New York: Macmillan.)

Berikut ini Perwira Nazi yang memilih menjadi Muallaf :

- Erich Altern (Ali Bella) : Mantan komisioner seksi urusan Yahudi di Gestapo yang kemudian menetap di Mesir dan menjadi instruktur para pejuang perlawanan Fatah dalam melawan Israel.
- Hans Appler (Salah Chaffar) : Mantan anakbuah Goebbels yang kemudian bekerja di Kementerian Informasi Inggris tahun 1956 dan kemudian dilanjutkan dengan menjadi anggota Islamic Congress.
- Franz Bartel (Hussein) : Asisten kepala Gestapo di Kattowitz, dari sejak tahun 1959 dia lalu bertugas di departemen Yahudi yang menjadi bagian dari Kementerian Informasi Mesir.
- Walter Baumann (Ali Ben Khader) : SS-Sturmbannführer yang pernah bertugas di Warsawa, dia lalu bekerja di Kementerian Peperangan Mesir dan menjadi instruktur Front Pembebasan Palestina.
- Fritz Bayerlein : Jenderal terkenal Perang Dunia II yang pernah bertempur bersama Erwin Rommel di Afrika Utara. Dia ikut membantu perbaikan tank-tank kepunyaan Angkatan Darat Mesir.
- Hans Becher : Kepala seksi Yahudi Gestapo di Wina, dia kemudian menjadi instruktur kepolisian Mesir di Alexandria (Iskandariyah).
- Wilhelm Beissner : Kepala Kantor Pusat Keamanan Reich (RSHA) yang kemudian bertempat tinggal di Mesir.
- Bernhard Bender (Bashir Ben Salah) : perwira Gestapo yang pengetahuan mendalamnya akan Yiddish membuatnya mampu masuk ke dalam organisasi bawah tanah Yahudi di Warsawa. Dia kemudian bertugas sebagai penasihat satuan polisi politik di Kairo dengan pangkat Letnan Kolonel.
- Werner Birgel (El-Gamin). Perwira SS dari Leipzig yang bertugas di Kementerian Informasi Mesir.
- Wilhelm Böckler (Abd al-Karim) : SS-Untersturmführer yang bertugas di Warsawa. Dia kemudian menjadi seorang pejabat di Kementerian Informasi Mesir bagian urusan Israel setelah kabur ke negara tersebut pada tahun 1949.
- Wilhelm Börner (Ali Ben Keshir): SS-Sturmbannführer yang kemudian bertugas di Kementerian Dalam Negeri Mesir dan menjadi instruktur Front Pembebasan Palestina.
- Alois Brunner (Ali Mohammed) : Perwira SS yang memegang posisi senior di Departemen Yahudi pimpinan Adolf Eichmann. Dia kemudian menjadi penasihat pasukan khusus Mesir dan Suriah. Mossad (dinas intelijen Israel) berkali-kali mencoba membunuhnya di Damaskus, yang diberitakan sebagai tempat tinggalnya.
- Friedrich Buble (Ben Amman) : SS-Obergruppenführer bersama Gestapo yang kemudian menjadi direktur Departemen Hubungan Masyarakat Mesir tahun 1952 sekaligus sebagai penasihat pasukan polisi Kairo.
- Franz Bünsch: Anak buah Goebbels yang menjadi koresponden BND di Kairo dan membantu mengorganisasikan mata uang Riyal Arab Saudi tahun 1958.
- Erich Bunzel : SA-Obersturmführer sekaligus Major dan kolega Goebbels. Dia kemudian bertugas di departemen Israel di Kementerian Informasi Mesir.
- Joachim Däumling (Ibrahim Mustafa): Kepala Gestapo di Düsseldorf, dia kemudian menjadi penasihat sistem penjara Mesir dan anggota pelayanan operator radio di Kairo. Dia dipekerjakan untuk membantu pengembangan dinas intelijen Mesir.
- Hans Eisele : Dokter SS dengan pangkat Hauptsturmführer yang kemudian menjadi staf medis di fasilitas pesawat dan misil Mesir di Helwan sampai dengan kematiannya tahun 1965.
- Wilhelm Fahrmbacher : Generalleutnant dalam tubuh Wehrmacht yang menjadi penanggungjawab Vlassov Armee di Prancis tahun 1944. Dia kemudian bertugas sebagai penasihat militer Gamal Abdel Nasser dan bergabung dengan staff perencana pusat di Kairo.
- Eugen Fichberger : SS-Sturmbannführer
- Leopold Gleim (Ali al-Nasher) : SS-Standartenführer di Warsawa dan kepala departemen Gestapo untuk urusan Yahudi di Polandia. Dia kemudian bertugas di dinas intelijen Mesir.
- Gruber (Aradji) : Teman dekat kepala Abwehr (Dinas Intelijen Wehrmacht) Admiral Wilhelm Canaris. Dia lalu melarikan diri ke Mesir dan bekerja untuk Liga Arab dari tahun 1950.
- Baron von Harder : Mantan asisten Goebbels yang kemudian tinggal di Mesir.
- Ludwig Heiden (Luis el-Hadj) : Perwira SS sekaligus jurnalis Weltdienst (agen pers Jerman) yang ditransfer ke kantor pers Mesir dalam Perang Dunia II. Setelah perang usai, dia kembali lagi ke Mesir tahun 1950 dan menulis buku-buku tentang Third Reich dalam bahasa Arab!
- Aribert Heim : SS-Hauptsturmführer yang kemudian menjadi dokter di pasukan kepolisian Mesir.
- Franz Hithofer : Perwira Gestapo di Wina yang melarikan diri ke Mesir tahun 1950.
- Ulrik Klaus (Muhammad Akbar).
- Karl Luder : Mantan kepala Hitlerjugend di Polandia yang kemudian bertugas di Kementerian Peperangan Mesir.
- Gerhard Mertins : SS-Standartenführer.

- Rudolf Mildner : SS-Standartenführer dan kepala Gestapo di Katowitz dan Polizei di Denmark. Dia bertempat tinggal di Mesir dari tahun 1963.
- Alois Moser : SS-Gruppenführer yang bertugas di Ukraina dan kemudian menjadi instruktur gerakan paramiliter BAJU HIJAU di Kairo.
- Oskar Münzel : Jenderal Wehrmacht yang melarikan diri ke Mesir tahun 1950 dan kemudian mengorganisasi pasukan parasut negara tersebut.
- Gerd von Nimzek (Ben Ali) : Melarikan diri ke Mesir tahun 1950.
- Achim Dieter Pelschnik (el-Said) : Melarikan diri ke Mesir usai Perang Dunia II.
- Franz Rademacher (Thome Rossel) : Direktur seksi urusan Yahudi di Kantor Kementerian Luar Negeri Jerman dari tahun 1940 sampai dengan 1943. Dia kemudian melarikan diri ke Suriah dan bekerja sebagai jurnalis lokal.
- Hans Reichenberg : Mantan perwira SS yang tinggal di Tangier dan mendirikan perusahaan ekspor-impor Arabo-Afrika dan membantu penyelundupan senjata-senjata untuk kepentingan organisasi perjuangan anti-imperialis FLN di Aljazair.
- Schmalstich : SS-Sturmbannführer
- Seipel (Emmad Zuhair) : SS-Sturmbannführer dan perwira Gestapo di Paris yang kemudian bekerja untuk dinas keamanan di Kementerian Dalam Negeri Mesir.
- Heinrich Sellmann (Hassan Suleiman) : Kepala Gestapo di Ulm yang mengabdi di dinas keamanan Kementerian Informasi Mesir sekaligus menjadi penasihat masalah kontra-spionase.
- Ernst-Wilhelm Springer : Mantan perwira SS yang ikut membantu pembentukan Legiun Muslim SS dan kemudian mengungsi ke Mesir setelah perang. Dia lalu melanjutkan karirnya sebagai penyedia senjata untuk FLN.
- Albert Thielemann (Amman Kader) : Kepala SS di Bohemia yang bertugas di Kementerian Informasi Mesir.
- Erich Weinmann : SS-Standartenführer dan kepala Sicherheitsdienst (SD) di Praha. Dia lalu melarikan diri ke Mesir tahun 1949 dan menjadi penasihat dinas kepolisian Alexandria dari tahun 1950.

                  
Dan sekarang saya ingin bertanya: Kita dijajah selama ratusan tahun oleh Belanda, dan kemudian Belanda sendiri diperangi oleh Hitler, lalu mengapa sekarang kita berteriak menghujat Nazi dan segala sesuatu tentangnya dengan “berpedoman” pada propaganda karbitan yang kita telan mentah-mentah? Apakah dalam sejarahnya Nazi Jerman pernah menjajah Indonesia? Apakah dalam sejarahnya Nazi Jerman begitu berlumuran darah orang-orang Muslim? Jawabannya adalah: NO WAY
Yang jelas ada negara Adikuasa yang sengaja membuat berita propaganda tentang Hitler dan Pasukan Nazinya...

Inilah Alasan Hitler Membenci Yahudi



Berita hitler yang masih kontroversi saat ini. komentar hitler tentang yahudi menjadi perdebatan seru di dunia. Benar atau tidak ucapan itu memang di lontarkan oleh hitler tapi yang jelas ungkapan itu memang ada maknanya dan ada benarnya juga.

Ada sebuah ungkapan yang konon dilontarkan pentolan Nazi Adolf Hitler. Kurang lebih perkataannya adalah, "Ich konnte all die Juden in dieser Welt zu zerstoren, aber ich lasse ein wenig drehte-on, so knnen sie herausfinden, warum ich sie getotet"

artinya ": Bisa saja saya musnahkan semua Yahudi di dunia ini, tapi saya sisakan sedikit yang hidup, agar kamu nantinya dapat mengetahui mengapa saya membunuh mereka."

Benar atau tidak ucapan itu dilontarkan Hitler memang bukan menjadi persoalan. Tapi, ungkapan itu seolah-olah ingin menggambarkan betapa dahsyatnya bangsa Yahudi.

ungkapan itu ramai diperbincangkan di jejaring sosial facebook. Konon, ucapan yang dilontarkan itu, dijadikan acuan bagi tentara Nazi untuk melakukan genosida kaum Yahudi di Eropa. Meski hal ini masih jadi perdebatan.

Namun terlepas benar atau tidaknya ungkapan itu, setidaknya kini semua manusia melihat dengan jelas bagaimana aksi brutal bangsa Yahudi. Mulai dari pencaplokan tanah Palestina sejak tahun 1965 hingga pembantaian penduduk sipil di Jalur Gaza dan sekitarnya.

Teranyar, baru saja dipertontonkan bagaimana Israel menyerang konvoi kapal relawan kemanusiaan yang akan masuk ke Jalur Gaza pada 31 Mei silam.

Israel merupakan Negara yang paling banyak mengabaikan resolusi DK PBB. Jumlah resolusi yang diabaikan oleh Israel mencapai 69 buah. Bayangkan seandainya satu Negara Islam mengabaikan 1 resolusi PBB, apa yang akan dilakukan oleh Amerika?

Tahukah anda bahwa Amerika mengalokasikan 5 milyar US$ dari penghasilan pajaknya setiap tahunnya untuk menyumbang Israel?
bantuan perang tambahan sebesar 4 milyar US$ dari Amerika yang terdiri dari pesawat tempur F 16, Apache dan Blackhawk. karena Amerika merupakan Negara koalisi utama bagi Israel, maka ia wajib memberikan semua fasilitas yang diminta Israel untuk menjamin eksistensinya.

yang bikin heran PBB sepertinya tutup mata dengan kebrutalan israel. Padahal sudah banyak bukti pelanggaran HAM oleh israel.

Inilah sedikit gambaran tentang kebrutalan Israel










 gimana pendapat anda ? jangan lupa kasih komen yah...

Tony Blair Sering Membaca Al-Quran Setelah Pensiun



Tony Blair Sering Membaca Al-Quran

Berita kali ini. Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair mengatakan lebih terbuka terhadap agama. Sejak tak lagi menjabat dipemerintahan, Ia mengaku membaca Al-Quran setiap hari karena membuatnya lebih melek iman.

"Menjadi melek iman itu sangat penting dalam dunia global," katanya seperti dilaporkan Daily Mail, Senin 12 Juni 2011. Blair membaca Al-Quran setiap hari untuk memahami hal-hal yang terjadi di dunia sebab Al-Quran memberikan perintah-perintah yang jelas atau instruktif.

Ia juga meyakini pengetahuannya tentang iman membantu perannya sebagai utusan di Timur Tengah mewakili PBB, Amerika, Uni Eropa, dan Rusia. Sebelumnya ia juga pernah menyatakan iman umat muslim itu indah dan Nabi Muhammad adalah figur yang mendorong peradaban.

Tony Blair Sering Membaca Al-Quran merasa lebih tenang.

Pada tahun 2006, Blair pernah menyatakan Al-Quran merupakan kitab reformasi yang inklusif. Al-Quran juga mengagungkan ilmu dan pengetahuan serta membenci tahkayul. Kitab itu memberikan arahan praktis dan lebih maju dari zamannya diturunkan dalam hal pernikahan, perempuan, dan pemerintah.

Meski demikian, Tony mengakui juga melihat bagaiman para pelaku jihad menerjemahkan Al-Quran sebagai panggilan untuk mengangkat senjata. Saat ia masih menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris, pada 2005 terjadi serangan bom bunuh diri di London.

Blair mengaku membaca Al-Quran membantunya menunaikan tugas sebagai utusan perdamaian. Selain itu, membaca Al-Quran juga membuat ia terbiasa dengan pandangan adik iparnya, Lauren Booth, yang seorang mualaf.

Bukan muslim saja sering membaca Al-Quran, Bagaimana dengan anda ? masa kalah dengan Tony Blair?

Jumat, 29 Juli 2011

New!!! Smadav 8.6 + keygen

Baru update blog lagi neyh... karena baru az habis final test, jadi kelupaan deh sm blog kesayangan ane...
tapi entah kenapa jadi teringat tentang blog ane lagi... mungkin udah jodohnya kalii... : P..
udah deh, langsung az gan ane mo share Smadav versi terbaru, yaitu Smadav 8.6 yang tentunya punya banyak kelebihan daripada pendahulunya.... cekidot gan....

Smadav 2011 Rev. 8.6 : Penambahan database 100 virus baru, Penyempurnaan fitur Smadav-Updater, Pendeteksian khusus untuk virus Ramnit, Sality, & OneLetter yang menyebar via USB Flash Disk, dsb.

Download Smadav 8.6 Di sini 
trus Download keygennya  Di sini

Oiya, di versi Smadav 8.6 ini menurut ane ada yang sedikit aneh, biasanya jika di versi sebelumnya jika kita update otomatis, maka selesai update smadav kita menjadi hitam (ketahuan bajakan) tapi kalau ini tidak?? Smadav saya masih berwarna hijau terang. Heheheh....
Mungkin menjelang bulan Ramadhan Smadav lagi berbaik hati.... :-)




Source: Remo-xp

Kamera Tembus Pandang



Berita heboh terkini. Bagi anda yang punya hobi jahilin orang, ada kabar baik buat anda karena sebentar lagi beredar HP dengan di lengkapi kamera tembus pandang.

 Suatu lembaga riset Korea Selatan tepatnya di kota Yongin, propinsi Kyeonggi, menyelenggarakan presentasi tentang kemampuan MIRAE, Milimeter-Wave Imaging Radiometer Equipment, atau sejenis kamera yang mampu mendeteksi gelombang milimeter sehingga tembus pandang.

Dalam presentasi itu, MIRAE berhasil menangkap secara tepat posisi dan garis bentuk sebuah mobil yang berada di belakang layar tebal. Sementara itu, kamera biasa dan kamera sinar infra merah gagal menangkap posisi dan garis bentuk mobil itu. Disamping itu, kamera tembus pandang itu mampu mengambil imaji nyata obyek yang berada di dalam jilatan api dan asap kebakaran serta berhasil mendeteksi sebuah pistol yang disembunyikan di dalam baju. Menurut lembaga tersebut, mereka berhasil mengembangkan kamera tembus pandang itu setelah mencurahkan usahanya selama 3 tahun terakhir. Hal ini merupakan keberhasilan kedua di dunia. Dan kabar bagusnya lagi kamera ini akan di kemas dalam bentuk hp.
weleh..weleh..bisa bahaya nih kalo sampe masuk sini..

Berikut ini foto artis yang jadi bugil setelah di foto pake kamera tembus pandang.
Bener2 mengerikan yah.. karena bisa jadi bencana bagi kaum perempuan.

Kamis, 28 Juli 2011

Nazi berusaha Selamatkan Hitler Ke Indonesia



Berita heboh terkini. Setelah lama cari-cari makam dr.poch yang di duga adalah Hitler, akhirnya ketemu juga lokasi makamnya. Bagi yang berniat untuk meneruskan penelitian tentang betul tidaknya hitler meninggal di indonesia anda bisa memulai penelitian dengan mengunjungi makam dr. poch di TPU ngagel Utara , Surabaya. Banyak juga dari penduduk sekitar yang mengetahui dr.poch semasa hidupnya. Bahkan ada saksi mata yang mengatakan kalau dr. poch adalah tentara Nazi karena semasa hidupnya selalu bercerita membangga-banggakan kehebatan nazi. nomor makamnya saya lupa catat tapi makamnya mudah di temukan karena nisan makam dr.poch ini berbeda dengan yang lain.

Mantan penguasa Jerman, Adolf Hilter dikabarkan meninggal di Surabaya. Sebuah makam bertuliskan dr GA Poch di TPU Ngagel, Surabaya jadi pintu masuk untuk menguak kebenaran misteri ini.


Suhartoko dosen Sejarah Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyikapi lunak informasi tersebut. "Benar atau tidak, itu sebuah sejarah besar, kita harus merasa tertantang untuk menelusurinya," kata Suhartoko

Diterangkan dia, Jerman pernah menjadi pusat perhatian dunia. Jerman adalah negara kuat, yang tengah mengembangkan nuklir di jamannya.

Itulah yang membuat posisi Jerman diperhitungkan oleh banyak negara.

"Di kepemimpinan Adolf Hitler, Jerman tengah menyiapkan pengerjaan reaktor senjata nuklir di Afrika Barat. Diberi nama Guns of Navarone. Jika itu terwujud, Jerman menjadi negara superpower tidak ada yang menandingi," lanjut dosen sejarah itu.

"Saat negara itu hancur, Amerika Serikat dan Uni Soviet saling berebut apa saja yang dimiliki Jerman. Termasuk tokoh-tokoh dan ilmuwan NAZI,"  terang lulusan S2 UGM ini.

"Saat terjadi kerusuhan besar-besaran, banyak orang pintar atau ilmuwan Jerman yang hilang. Ada yang menyebut mati dibunuh ada juga yang mengatakan diculik dan dibawa ke negara lain. Banyak juga yang hingga saat ini belum diketahui rimbanya," lanjut dia.

Terkait sejumlah spekulasi yang muncul terkait kematian Hitler, Suhartoko mengatakan bisa jadi pascakerusuhan, Adolf Hitler menghilang.

Dosen itu menyebut, sebagai pucuk pimpinan itu hal wajar, NAZI pasti berusaha melindungi dan menyelamatkan pimpinannnya. Kalau tidak, ia juga akan menjadi korban target "perburuan" orang pintar asal Jerman.

"Nah, yang dihubungkan dengan pelariannya ke Indonesia inilah yang perlu dikaji dengan cermat.
Apalagi, sekarang muncul dugaan makam dr GA Poch di TPU Ngagel adalah Hitler. Ini menarik, karena Indonesia khususnya Surabaya akan kembali tercatat sebagai perjalanan panjang sejarah dunia. Ini tugas Anda menelusurinya," kata Suhartoko.

Ditanya kemungkinan ada pelarian tentara NAZI ke Indonesia, menurutnya itu sangat mungkin. Sebab, kala itu Indonesia masih 'dikuasai' Belanda. Dikatakan, bisa jadi dengan menyaru sebagai tenaga medis, Hitler ataupun orang NAZI lainnya masuk ke Indonesia.
Mereka lalu melakukan tugas kemanusiaan di Pulau Sumbawa Besar. "Itu mungkin saja lho terjadi," katanya.

Terlepas, dia [dr Poch] Hitler atau bukan, melakukan kegiatan pengobatan di daerah terpencil, adalah peluang untuk menghilangkan jejak. "Ini menarik," lanjutnya.
Soal hijrahnya Poch ke Surabaya dan lalu dirawat di RS Karang Menjangan, Suhartoko memberikan beberapa kemungkinan.
Pertama, mungkin saja, Poch sengaja menyembunyikan identitas. Mengaku sebagai sebagai tenaga medis PMI Internasional, hingga dirawat di Karang Menjangan.
"Itu sangat mungkin, sebab sesama petugas kemanusiaan atau (PMI) Internasional Karang Menjangan -yang saat itu dikuasai asing- pasti menerima dan memberikan layanan," kata dia.
Kemungkinan kedua, Poch dirawat sebagai tentara. Di Surabaya dulu, tentara berpangkat tinggi dirawat di RS Simpang dan RS Darmo. Sementara, Karang Menjagan menjadi rujukan pasien umum, dan juga tentara.
Atau, kemungkinan ketiga, Poch juga ikut bekerja di RS Karang Menjangan sebagai dokter.
Sayangnya, RS Simpang yang diduga menyimpan dokumen sejarah berubah menjadi pertokoan. Arsip atau dokumen itu tidak diketahui rimbanya.

"Saya yakin, semua dokumen saat itu ada di RS Simpang yang kini sudah hilang," ujar dia.

Kebenaran berita ini sebetulnya akan di teliti lebih jauh oleh banyak kaum intelektual di indonesia. Tapi berhubung minimnya dana akhirnya penelitiannya banyak yang berhenti di tengah jalan. Bahkan dunia pun belum sempat mengetahui kalau negara Indonesia juga punya cerita versi tersendiri tentang meninggalnya hitler.
Jangan lupa kasih komen yah...

Senin, 31 Januari 2011

Bahasa Dayak Ngaju

Belajar Bahasa Dayak Ngaju Yuk

Aku = aku Kuman = makan Misik = bangun
Ikau = Kamu Mihup = Minum Hanjewu - Sunsung = Pagi
Ikei = Kami Nanjung = Jalan Handau = Siang
Ketun = Kalian Menter = berbaring Halemei = Sore
Itah = Kita Batiruh = tidur Hamalem = Malam

Bahandang = merah ije = satu lime = lima
Bahenda = kuning due = dua jahawen = enam
Babilem = hitam telo = tiga uju = tujuh
Baputi = putih epat = empat hanya = delapan
jalatien = sembilan
sapuluh = sapuluh
hitungan berikutnya sama saja misalnya sebalas, duebalas, telobalas dst
hitungan sampai ratusan sama saja misalnya saratus, dueratus dst
Sakuyan = seribu
Hatue = laki=laki Mina = Bibi Aken = keponakan
Bawie = perempuan Kaka = kakak Durang Pahari = Sanak Saudara
Bue = kakek Andi = adik Pahari = saudara
Tambie = nenek Apang/bapa = ayah
Mama = Paman Indang/indu = ibu
Manuk = ayam Danum = Air Sadingen = Dingin
Bawui = babi Apui = Api Balasut = Panas
Hadangan = Kerbau Petak = Tanah Keang = Kering
Pusa = Kucing Riwut = Angin Bisa = Basah
Balawau = Tikus Kiri = Sambil Babehat = Berat
Bakei = Kera Kanan = Gantau Mahian = Ringan
Lakang = betina Hunjun/Ngambu = Atas Mamapoi = Membakar
Jagao = jantan Penda/Ngiwa = Bawah Asep = Asap
Haru = Baru Hung Kueh = Dimana Kilenampi = Bagaimana
Tahi = Lama Narai = Apa Buhen = Kenapa
Bahalap = Bagus Eweh = Siapa Hamparea = Kapan
Papa = Jelek Beken =Bukan
Uras = Semua
Toh (Jitoh) = ini
Auh = suara - (bisa bunyi, bisa juga kata-kata)
Iye = Dia
Maimbit = Membawa
Awie = Karena
Riam = Jeram
Tuntang = Dengan
Eka = Tempat
Keleh = Sebaiknya
Itih-itih = Pilih-pilih
Arep = Diri Sendiri
Hetoh = Sini
Sanan = Kasih Tahu/memberi tahu
Keton = Kalian
Atei = hati
Aloh = Meskipun
Nama-nama di bagian tubuh
Balaw (baca: ba-law) = rambut
Urung (baca: u-rung) = hidung
Pinding (baca: pin-ding) = telinga
Mata (baca: ma-ta) = mata
Uyat (baca: u-yat) = leher
Takuluk / kuluk (baca: ta-ku-luk / ku - luk) = kepala
Usuk (baca: u-suk) = dada
Toso (baca: to-so) = dada wanita
Ijang (baca: i-jang) = dagu
Jela (baca:je-la; pengucapan e seperti pengucapan huruf e pada "bebek") = lidah
Kasinga (baca: ka-sing-nga) = gigi
Balengkung (baca: ba-leng-kung; pengucapan e seperti pengucapan huruf e pada "bebek") = tenggorokan
Biweh (baca: bi-weh; pengucapan e seperti pengucapan huruf e pada "bebek") = bibir
Lenge (baca: leng-nge; pengucapan e seperti pengucapan huruf e pada "bebek") = tangan
Pai (baca: pai; disambung; bukan pay) = kaki
Silu (baca: si-lu) = kuku
Utut (baca: u-tut) = lutut
Sapak (baca: sa-pak) = paha
Penang (baca: pe-nang; pengucapan e seperti pengucapan huruf e pada "bebek") = betis
Para (baca: pa-ra) = pantat
Pasah = rumah
huma = lebih kecil dari pasah (rumah)
puduk = lebih kecil lagi dari huma sama dengan pondok
dukuh = rumah yang ada di ladang, kadang kata dukuh bisa di artikan tempat berladang. Kadang sebuah dukuh bisa menjadi desa karena banyak yang ikut tinggal di daerah tersebut
Kaki = Pai
Tangan = Lenge
Berjalan = Mananjung
Jalan = Karatak
Datang = Dumah
Berenang = Hanangoi
Kotor = Papa
Kulit = Upak
Belakang = Likut
Samping = Balikat
Hati = Atei
Mengetahui = Mangatawan
Berpikir =Bapikir
Takut = Mikeh
Darah = Daha
Kepala = Takuluk
Leher = Uyat
Rambut = Balau
Hidung = Urung
Bernafas = Manahaseng
Mulut = Nyama
Gigi = Kasinga
Telinga = Pinding
Lidah = Jela
Tertawa = Tatawe
Menangis = Manangis
Diam = Benyem
Muntah = Muta
Meludah = Maluja
Makan = Kuman
Mengunyah = Manyipa
Masak =Mampakasak
Minum =Mihup
Mengigit = Mangirut/Mamangkit
Menyedot = Minyup
Mendengar = Mahining
Mimpi = Nupi
Duduk = Munduk
Berdiri = Mendeng
Orang = Uluh
Suami = Bana
Istri = Sawa
Nama = Aran
Berbicara/Bersuara = Hamauh
Mengikat = Mameteng
Jarum = Pilus
Berburu = Mengan (khusus berburu burung)
Berburu = Mandup (berburu hewan berkaki empat)
Mencuri = Manakau
Membunuh = Mampatei
Mati = Matei
Hidup = Belum
Memotong = Manetek
Membelah = Manyila
Tajam = Batajim
Tumpul = Kadian
Menanam = Mimbul
Memilih = Mintih
Membeli = Mamili
Membuka = Mukei
Membuang = Manjakah/manganan
Jatuh = Manjatu
Busuk = Maram
Dahan = Edan
Daun = Dawen
Akar = Uhat
Buah = Bua
Rumput = Uru
Mengalir = Mahasur
Garam = Uyah
Keasinan = Bakahing


Abu = Kawu
Arang = Buring
Besar = Hai
Kecil = Kurik
Lebar = Lumbah
Sakit = Pehe
Malu = Mahamen
Berani = Bahanyi
Tua = Bakas

Malam = Hamalem
Siang = Andau
Tahun = Nyelu

Sembunyi = Manyahukan
Naik = Mandai
Di Atas = Hung Hunjun/Ngambu
Di Bawah = Hung Penda
Ini = Jituh
Itu = Jete